Merancang Financial Barokah sejak Dini

Sebagai upaya menjalin silaturahim dengan para donatur, LAZIS UNS menyelenggarakan seminar dan temu donatur bertajuk “Islamic Cash Flow Management dan Perencanaan Keuangan Keluarga”, Sabtu (13/12). Bertempat di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda UNS, acara yang mendatangkan Muslimin S.Si.,MM (financial consultant) dan Dr. Mugi Harsono, SE.,M.Si (Akademisi FEB UNS) ini membahas seputar tips pengelolaan keuangan tidak hanya untuk mereka yang sudah berkeluarga, tapi justru lebih tepat jika diaplikasikan untuk mereka yang belum berkeluarga tapi sudah memiliki penghasilan.

“Setidaknya ada lima fase yang akan dilewati dalam perencanaan keuangan,” jelas dosen Manajemen FEB UNS, Mugi Harsono. Fase pertama dimulai dengan merencanakan maisyah (penghasilan). Kedua mempersiapkan pernikahan. Fase ketiga memulai tahap awal kehidupan berkeluarga. Dan keempat adalah fase dimana secara ekonomi mulai stabil. Pada fase inilah diharapkan mulai mengalokasikan dana untuk melakukan investasi. Terakhir adalah fase persiapan pensiun

Setiap pemasukan yang kita miliki, pengeluarannya haruslah direncanakan kedalam lima pos yang sudah ditentukan besarannya. Kelima pos tersebut adalah pos Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dengan besaran minimal 2,5% dari gaji. Pos Cicilan Hutang (jika ada) maksimal 25%. Berikutnya adalah pos Investasi/Proteksi antara 10% – 30%. Terakhir adalah pos Konsumsi maksimal 50%.

“Kelima pos tersebut adalah upaya untuk membentuk financial barokah. Dan yang paling dibutuhkan dalam mengelola keuangan adalah sikap disiplin dengan rencana yang telah dibuat,” terang Muslimin, dalam paparannya. Lebih lanjut, bapak tiga putra ini juga mengingatkan agar dalam mengelola keuangan keluarga senantiasa memperhatikan proteksi terhadap pondasi keuangan yang dimiliki. Kebutuhan dasar, dana pendidikan, dana pensiun, dana darurat, warisan dan proteksi keluarga adalah pondasi keuangan keluarga yang harus diproteksi.

Dalam seminar dan temu donatur kali ini, LAZIS UNS juga menampilkan kebolehan anak-anak binaan Rumah Imajinasi Membaca dan Belajar Anak (RIMBA) berupa tilawatil Qur’an, pantomim dan puisi. RIMBA sendiri yang merupakan salah satu program LAZIS UNS dalam segi pendidikan untuk anak. (LAZIS UNS)

Blog post by william proessaywriting.org lambert teaching technique -who do you work for.